.quickedit{ display:none; }

Sunday, August 17, 2008

Pencegahan global warming

Baca webnya time tanggal 24 november tertarik baca masalah global warming. Walo sebelumnya juga dah pernah baca namun ga’ sempat nulis, baru deh kali ini kusemperin buat nulis soalnya kemarin ada temen bilang kalo habis ngikutin seminar tentang global warming di mana gt!yang jelas masih dimalang lah. Dan aku mulai berpikir kalo kampanye buat mencegah lebih parahnya Global warming sudah nyampe’ sini. Kalo sebelumnya baca-baca ato lihat TV yang ngebahas Global warming cuek aja, toh dah menjadi garapan unsur masyarakat tertentu, tapi kalo dipikir-pikir betapa cueknya aku terhadap kelangsungan hidu diriku sendiri. Cos dampak Global warming juga ke kita. Bayangin es semuanya mencair…. wah bakalan tinggal dimana kita cos katanya bakalan meninggikan permukaan laut dan bakalan menenggelamkan daratan-daratan yang ada didunia ini. Walau ada beberapa pendapat yang kontra terhadap isu Global warming yang mengatakan bahwa Ya emang dah jadi siklus dunia jadi yo ga’ perlu dilebih-lebihkan, Ntar juga ketemu apa solusinya. Kalo ga’ salah se gitu, tapi kalo salah ya mohon koreksinya. Tenkyu!

Di Time dituliskan dengan judul seperti ini “The Global Warming Survival Guide”. Dari judul tersebut dinyatakan ada 51 cara yang dapat kita lakukan untuk mencegah adanya Global Warming. Sory sebelumnya kalo aku ga’ nulis semuanya, ntar disangka jiplak dan plagiat dunk!tapi yang jelas ini merupakan salah satu usaha untuk mencegah percepatan Global warming, menurutku se…

1. Menjadikan Bahan Makanan sebagai Bahan Bakar. Dengan bahsa gampangnya konversi bahan bakar dengan biofuel. Seperti yang pernah saya baca di majalah apa gitu saat ini jagung dapat digunakan untuk menghasilkan biofuel (setiap bahan bakar baik padatan, cairan ataupun gas yang dihasilkan dari bahan-bahan organic, src : wikipedia). Hal ini dikembangkan dinegara yang jauh disana, apalagi ada pendapat terbaru yang menyatakan bahwa sekam dari jagung jauh lebih baik untuk menghasilkan biofuel. Biofuel ini di Indonseia mulai dikembangkan dari Ubi.

2. Get Blueprints For a Green House. Jadi ada aturan buat green house yang bener itu gimana sehingga fungsi-fungsi lingkungan bisa tetap terjaga. Mungkin seperti itu.

3. Change Your Lightbulbs hal ini menyebabkan perpendaran cahaya yang memungkinkan pemborosan terhadap energi listrik yang digunakan. Aku ga’ begitu ngerti sama poin ini.

4. Gunakan Lampu yang lebih ramah lingkungan untuk penerangan jalan, tempat-tempat umum, bahkan sampai ke rumah-rumah, misalnya menggunakan lampu LED.

Ga’ nyangka kalo lampu LED bisa membantu mencegah Global warming, padahal katanya ibuku kalo belajar itu bagusan pake’ lampu yang balon itu, yang nyalanya warna kuning. Cos kalo lampu yang warna putih itu getarannya ato apanya ya… lebih cepet, jadinya kedip2 gt yang bikin ga’ bagus buat mata! Ini sih Cuma pengalaman pribadi yang ga’ tahu dasarnya apakah salah atau bener, dan penjelasan ilmiahnya juga males nyari.

5. Memberlakukan pajak untuk pengeluaran Karbon.
Skenario yang dapat dilakukan diantaranya adalah membatasi emisi gas karbon yang dikeluarkan oleh setiap industri. Jika sebuah Industri mengeluarkan gas karbon kurang dari standar yang ditetapkan maka industri tersebut dapat menjual sisa karbon yang menjadi haknya. Sedangkan jika Industri yang mengeluarkan gas karbon melebihi batas yang ditentukan maka industri tersebut harus membayar ke pasar berapa kelebihan gas karbon yang dikeluarkan ke pasar. Hal ini akan memicu persaingan untuk menekan emisi karbon ke udara.
6. Hilangkan Rumah Besar.
Dapat diusahakan untuk membangun rumah dengan ukuran yang lebih kecil. Karena rumah yang besar akan memerlukan asupan energi yang lebih banyak untuk mendinginkan atau menghangatkan ruangan.

src : http://www.time.com/time/specials/2007/environment/article/

No comments: